PT EBN Berkomitmen Lunasi Tunggakan Pajak Rp360 Juta ke Pemkot Jambi pada April 2024

Dalam upaya menangani isu tunggakan pajak yang belum terselesaikan, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi mengambil langkah tegas dengan memanggil Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) dan sejumlah wajib pajak yang memiliki catatan tunggakan. Rapat koordinasi ini, yang dipimpin oleh Ketua Komisi II, Junedi Singarimbun, bertujuan untuk mengumpulkan keterangan dan merumuskan solusi atas masalah tunggakan pajak yang membebani beberapa pelaku usaha di kota tersebut.

Peserta dalam rapat tersebut mencakup perwakilan dari berbagai sektor usaha, termasuk PT Eraguna Bumi Nusa (EBN) selaku pengelola Pasar Angso Duo Modern, Pi’tek Obong Tenalaipura, dan Hotel Abadi Suite. Mereka dipanggil untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi tunggakan pajak mereka serta rencana pembayaran ke depan.

Purnomo Sidi, mewakili PT EBN, secara terbuka mengakui keberadaan tunggakan pajak parkir sejumlah Rp534 juta, yang semula direncanakan untuk dilunasi pada tahun 2023. Namun, berbagai hambatan muncul, memaksa perusahaan untuk memilih skema pembayaran secara bertahap. Dari jumlah tunggakan tersebut, PT EBN telah berhasil mengangsur tiga Surat Ketetapan Pajak (SKP) dengan total Rp175 juta, meninggalkan sisa tunggakan sekitar Rp360 juta. PT EBN menegaskan komitmen untuk melunasi sisa tunggakan pada bulan April 2024, serta berupaya untuk membayar pajak reguler tepat waktu ke depannya.

Purnomo juga mengungkap tantangan biaya operasional lain yang dihadapi oleh PT EBN, termasuk biaya penarikan retribusi ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo yang mencapai Rp100 ribu per ton sampah. Dengan timbulan sampah dari Pasar Angso Duo yang mencapai 18 hingga 20 ton sehari, perusahaan harus menyediakan sekitar Rp2 juta per hari hanya untuk biaya pembuangan sampah, belum termasuk Biaya Pengelolaan Pasar (BPP) dan gaji karyawan.

Nico Kristian Mendrofa, Kepala Bidang Penagihan dan Keberatan BPPRD Kota Jambi, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penagihan secara rutin kepada pelaku usaha yang memiliki tunggakan pajak. Selain itu, Pemerintah Kota Jambi telah membentuk tim terpadu guna mengoptimalkan pencapaian pajak daerah. Beberapa langkah telah diambil, termasuk pemasangan stiker sebagai penanda bagi pelaku usaha yang menunggak pajak. Meskipun demikian, masih terdapat pelaku usaha yang belum juga melunasi tunggakan mereka, bahkan untuk pajak bulan berjalan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Junedi Singarimbun, menegaskan bahwa pelaku usaha yang hadir dalam rapat berkomitmen untuk segera melunasi tunggakan pajak mereka. Beliau menambahkan bahwa dalam rapat tersebut telah disepakati bahwa tidak akan ada penambahan tunggakan pajak baru, yang berarti pelaku usaha diharapkan untuk membayar pajak mereka secara reguler.

Rapat ini merupakan langkah penting dalam rangka menyelesaikan permasalahan tunggakan pajak di Kota Jambi. Dengan upaya bersama antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, diharapkan solusi dapat ditemukan untuk menyelesaikan tunggakan pajak. Ini tidak hanya akan membantu dalam memperbaiki pengelolaan keuangan daerah, tapi juga mendukung keberlangsungan usaha dan pembangunan yang berkelanjutan di Kota Jambi. Kesepakatan yang dicapai dalam rapat ini menandakan adanya kemajuan dalam penanganan masalah pajak, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan bertanggung jawab.(*)

The post PT EBN Berkomitmen Lunasi Tunggakan Pajak Rp360 Juta ke Pemkot Jambi pada April 2024 appeared first on Arah Baru Negeri Jambi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *