4 Tradisi Masa Lalu Lahirnya Bayi di Kerajaan Inggris, Ada yang Bikin Syok

Dream.co.id Р4 Tradisi Masa Lalu Lahirnya Bayi di Kerajaan Inggris, Ada yang Bikin Syok Dream РKelahiran adalah sebuah berkah dalam kehidupan. Dalam merayakannya, setiap daerah dan negara memiliki tradisi yang berbeda. Tak terkecuali para anggota kerajaan. Mereka juga memiliki tradisi tersendiri untuk menyambut anggota baru dalam keluarga. Ada beberapa tradisi kelahiran bayi keluarga Kerajaan Inggris, yang ternyata dulu wajib dilakukan dan kini tak dipertahankan. Hadirnya keturunan dalam sebuah Kerajaan memang jadi hal yang sangat krusial, karena kelak bayi yang lahir bisa jadi pemegang tahta di masa yang akan datang.Seiring perkembangan zaman, Kerajaan Inggris juga melakukan penyesuaian. Ada beberapa tradisi melahirkan yang dulu dilakukan tapi kini tidak lagi, dan juga sebaliknya. Penasaran apa saja? 1. Melahirkan di Hadapan Banyak Orang Terutama mereka yang melahirkan keturunan Raja dan Ratu secara langsung. Untuk meyakinkan bahwa bayi yang lahir adalah benar keturunan sah Raja/ Ratu, dulu diperlukan saksi-saksi. Oleh karena itu, perempuan yang akan melahirkan akan ditempatkan di ruangan yang luas dan dilihat oleh beberapa orang sebagai saksi. Bukan hanya di kerajaan Inggris, hal ini dulu juga dilakukan di Kerajaan Prancis. Contohnya Marie Antoinette, yang melahirkan di depan 200 orang di kamar pribadinya. 2. Melahirkan di Rumah Rupanya di zaman pertengahan, kebanyakan bangsawan perempuan kerajaan Inggris justru melahirkan di Istana yang sudah dilengkapi dengan tim khusus untuk kenyamanan bagi ibu. Mendiang Putri Diana adalah orang pertama yang melanggar hal tersebut karena ia melahirkan putranya, Pangeran William di Rumah Sakit. 3. Sumpah Para Bidan Semua bidan harus bersumpah untuk tidak mencuri apa pun, termasuk plasenta bayi sebagai kenang-kenangan, yang seringkali dianggap sebagai sesuatu yang digunakan dalam ritual sihir. 4. Ibu Tidak Boleh Menyusui Menyusui adalah bagian yang mungkin ditunggu oleh para calon ibu. Sayangnya, hal ini tidak berlaku untuk para perempuan Kerajaan Inggris di masa lalu karena tidak dianggap sebagai tanggung jawabnya kerajaan. Sedihnya, dulu perempuan di Kerajaan dianggap tugasnya hanyalan melahirkan keturunan bangsawan/ Raja sebanyak mungkin. Aktivitas menyusui dianggap bisa menghambat hal tersebut. Sehingga, bayi-bayi di kerajaaan Inggris dulu tak mendapat ASI dari ibunya.Laporan Monica Alycia Mutiara/ Sumber: Times of India

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *