Screen Time Berlebih Bisa Picu Gangguan Perkembangan Emosi Anak

Dream – Penggunaan gadget pada anak sering kali diimbau oleh pakar. Pasalnya, penggunaan gadget pada anak tidak bisa sembarangan dan tanpa batas.

Meski sulit dibatasi, pemakaian gadget atau screen time dalam kurun waktu lama pada anak tetap bisa berdampak buruk secara keseluruhan.

Hal ini ditegaskan oleh Spesialis Anak, Mesty Ariotedjo melalui unggahan Instagramnya baru-baru ini.

Ia memaparkan penelitian yang mengungkapkan bahwa pemberian screen time berlebih berisiko 30% menyebabkan gangguan perkembangan emosi pada anak.

Setiap 1 jam pemberian screen time berlebih, agresivitas anak akan meningkat 6%. Jadi jika anak kelebihan screen time selama 3 jam, peningkatan agresivitasnya mencapai 24%.

Batasan Durasi Screen Time

Mesty mengungkapkan bahwa anak kurang dari 2 tahun tidak dianjurkan menggunakan gadget selain panggilan video.

TV, iPad, dan gadget berlayar besar selain ponsel pun tidak disarankan untuk dipaparkan pada anak kurang dari 2 tahun.

Hal ini merupakan anjuran dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia).

Sementara anak berusia 2-5 tahun boleh menggunakan gadget maksimal selama 1 jam setiap hari diluar panggilan video.

Mengapa Panggilan Video Dibebaskan untuk Anak?

Penggunaan gadget untuk panggilan video dibebaskan karena anak masih bisa interaksi dengan orang lain, sehingga durasinya tidak dibatasi.

Sementara penggunaan gadget untuk menonton atau bermain game dengan durasi cukup lama akan membuat anak hanya mendapat stimulasi satu arah.

“Anak yang dapat gadget berlebih sedari dini, sudah terbiasa stimulasi satu arah berbagai ranah, sehingga kehilangan momen untuk membangun interaksi, komunikasi dua arah, dan bersosialisasi,”ujar Mesty.

@ 2024 Dream.co.id

Stimulasi berlebih pada gadget seperti gerakan cepat, suara, dan cahaya di satu waktu membuat anak lebih sulit mengendalikan impuls atau emosinya.

Itulah mengapa anak tidak dianjurkan bermain gadget tanpa batasan waktu yang jelas.

Saran Tambahan

Beberapa dokter anak lainnya menyarankan agar pemberian gadget di usia awal, seperti 2-5 tahun sebaiknya berupa perangkat berlayar besar, seperti iPad dan TV.

Hal ini bertujuan untuk menjaga kemampuan fokus anak.

Selain itu, penggunaan gadget juga harus di bawah bimbingan orangtua agar konten yang dikonsumsi tepat.Sumber: IG Mesty Ariotedjo

Dream.co.id hadir di WhatsApp Channel, follow buat tahu informasi terkini di link inihttps://bit.ly/DreamcoidWAChannel

Rekomendasi

fresh Dokter Ingatkan Jaga Kesehatan Mata Saat Harus Pakai Gadget Seharian

Bekerja dengan memakai gadget seharian bisa mengganggu kesehatan mata jangka panjang. Cegah hal tersebut dengan beberapa tips dari ahli.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi

parenting Liburan Anak Banyak Main Gadget, Lakukan 5 Hal untuk Jaga Kesehatan Matanya

Jangan sampai setelah libur panjang, kesehatan mata anak mengalami masalah.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi

lifestyle Pakai Gadget Seharian, Lakukan 6 Langkah Agar Mata Selalu Sehat

Di era digital ini, penggunaan gadget telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Baca Selengkapnya

Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasivideo untuk kamu.
SWIPE UP

Untuk melanjutkan membaca.

Rekomendasi

fresh Tubuh Sering Terasa Lelah Saat Bangun Tidur? Dokter Sarankan Cek Level Kortisol

Tidak selamanya istirahat bisa membuat seseorang merasa lebih segar. Beberapa hal bisa menyebabkan tubuh tetap lelah meski sudah tidur cukup.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi

parenting Psikolog Ungkap Bahaya Marahi Anak Pagi Hari, Otaknya Jadi Sulit Belajar

Hindari memarahi, apalagi sampai membentak anak ketika ia mau ke sekolah.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi

parenting Anak Perempuan Suka Sekali Main Stiker, Ternyata Ada Penjelasan Psikologisnya

Saat anak perempuan mengumpulkan stiker, ternyata ada pemenuhan kebutuhan emosi.

Baca Selengkapnya

Rekomendasi

parenting Ngilu Banget, Dokter Ungkap Insiden Balita Telan Gelang Berujung Tajam

Jika curiga anak menelan benda asing, jangan tunda untuk segera memeriksakannya.

Baca Selengkapnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *