Setiap Pasangan Wajib Tahu! Inilah 8 Hal yang Dilarang dalam Islam saat Melakukan Hubungan Intim

Dream.co.id – Setiap Pasangan Wajib Tahu! Inilah 8 Hal yang Dilarang dalam Islam saat Melakukan Hubungan Intim Dream – Berhubungan intim yang dilakukan oleh pasangan suami istri adalah bagian dari ibadah. Bahkan, aktivitas tersebut bisa mendatangkan pahala asal dilakukan sesuai dengan syariat Islam.Bagi sahabat Dream yang sudah menikah, tentu harus mengetahui secara jelas hal apa saja yang dianjurkan dalam Islam saat berhubungan intim. Tak terkecuali hal-hal yang dilarang.Dengan begitu, aktivitas bernilai ibadah ini bisa dilakukan sesuai syariat dan tentunya bisa mendatangkan keturunan yang sholeh dan sholeha. Nah, berikut adalah beberapa hal yang dilarang saat berhubungan intim sebagaimana dirangkum Dream melalui berbagai sumber. Hal yang Dilarang saat Berhubungan Intim dalam Islam Berikut adalah beberapa hal yang dilarang saat berhubungan intim yang perlu diperhatikan setiap pasangan muslim: 1. Tidak Berdoa Saat memulai berhubungan badan, sahabat Dream dan pasangan jangan lupa untuk berdoa terlebih dahulu. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:“Apabila salah seorang mereka akan menggauli istrinya, hendaklah ia membaca: “Bismillah. Ya Allah, jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami”. Sebab jika ditakdirkan hubungan antara mereka berdua tersebut membuahkan anak, maka setan tidak akan membahayakan anak itu selamanya.” (Shahih Muslim No.2591) 2. Berjima’ saat Istri sedang Haid Ketika istri sedang haid, maka dilarang untuk melakukan hubungan intim. Hal ini telah dijelaskan melalui firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 222:“Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah, “Haid itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid, dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah SWT kepadamu. Sesungguhnya Allah SWT menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (Al Baqarah : 222) 3. Berjima’ Melalui Dubur atau Anus Islam melarang umatnya untuk melakukan hubungan intim atau berjima’ melalui dubur atau anus. Sebagaimana Rasulullah saw pernah bersabda:”Terkutuklah orang yang menyetubuhi isteri di duburnya.” (Hadis Riwayat Abu Dawud dan an-Nasa’i dari Abu Hurairah) 4. Mendatangi Istri secara Diam-Diam Saat melakukan hubungan intim, suami dilarang mendatangi istri secara diam-diam. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:”Jika salah seorang dari kalian datang pada malam hari maka janganlah ia mendatangi istrinya. (Berilah kabar terlebih dahulu) agar wanita yang ditinggal suaminya mencukur bulu-bulu kemaluannya dan menyisir rambutnya” (HR. Bukhari no. 5246 dan Muslim no. 715) Kemudian, dari Jabir bin Abdillah, ia berkata:“Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam melarang seseorang mendatangi istrinya di malam hari untuk mencari-cari tahu apakah istrinya berkhianat kepadanya atau untuk mencari-cari kesalahannya.” (HR. Muslim no. 715) 5. Berjima’ saat Puasa Ketika sedang menjalankan ibadah puasa, baik itu puasa sunah maupun puasa wajib seperti puasa Ramadan, maka berhungan badan dilarang dalam Islam. Aktivitas ini akan membatalkan puasa dan tentu saja ada denda bagi yang melakukannya. Seperti dijelaskan dalam riwayat Bukhari dan Muslim. Dari Abu Hurairah ra, dia berkata: “Seseorang datang kepada Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, celakalah saya!” Beliau bertanya, “Ada apa dengan anda?” Dia menjawab, “Saya telah berhubungan intim dengan istri sementara saya dalam kondisi berpuasa (Di bulan Ramadan),” Maka Rasulullah sallallahu alaihi wa sallalm bertanya, “Apakah anda dapatkan budak (untuk dimerdekakan)?” Dia menjawab, “Tidak.” Beliau bertanya, “Apakah anda mampu berpuasa dua bulan berturut-turut?” Dia menjawab, “Tidak.” Beliau bertanya, “Apakah anda dapatkan makanan unttuk memberi makan kepada enampuluh orang miskin?” Dia menjawab, “Tidak.” Kemudian ada orang Anshar datang dengan membawa tempat besar di dalamnya ada kurmanya. Beliau bersabda, “Pergilah dan bershadaqahlah dengannya.” Orang tadi berkata, “Apakah ada yang lebih miskin dari diriku wahai Rasulullah? Demi Allah yang mengutus anda dengan kebenaran, tidak ada yang lebih membutuhkan diantara dua desa dibandingkan dengan keluargaku.” Kemudian beliau mengatakan, “Pergilah dan beri makanan keluarga anda.” 6. Menyebarkan Rahasia Ranjang Bagi pasangan yang sudah menikah, Islam melarang keduanya untuk menyebarkan rahasia ranjang kepada orang lain. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah saw bersabda:“Sesungguhnya termasuk manusia paling jelek kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang menggauli istrinya kemudian dia sebarkan rahasia ranjangnya.” (HR. Muslim no. 1437). Syaikh Abu Malik berkata: “Namun jika ada maslahat syar’i sebagaimana yang dilakukan istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menyebarkan bagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berinteraksi dengan istrinya, maka tidaklah masalah.” (Shahih Fiqh Sunnah, 3: 189) 7. Boleh Telanjang tapi Harus Ditutupi Selimut Dalam berhubungan badan, suami maupun istri diperbolehkan untuk bertelanjang, namun harus tetap ditutupi oleh kain atau selimut. Sebagaimana dijelaskan dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami, apabila kalian mendatangi istrinya (berjima’), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar. (HR. Ibnu Majah) 8. Berjima’ di Tempat Terbuka Islam sangat melarang pasangan suami istri yang akan berhubungan badan dengan melakukannya di tempat terbuka. Sahabat Dream haruslah mencari tempat yang tertutup dan dipastikan tidak akan dilihat oleh orang lain. Apalagi di dalam Islam telah mengajarkan agar umatnya selalu menjaga aurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *